Postingan

Ustadz Ahmad Muttaqin, Sang Syahid; Penuntut Ilmu Hingga Akhir Hayatnya.

Gambar
Tulisan ini sedikit menceritakan tentang kenangan-kenangan saya bersama almarhum Kang Ahmad Muttaqin, guru sekaligus pembimbing saya di pesantren. Ustadz Ahmad Muttaqin, M.Pd., Kang Amad panggilan akrab para santri.  Beliau adalah santri Pondok Pesantren Dar Al Tauhid Arjawinangun Cirebon kurang lebih sejak tahun 2002. Kemudian sejak tahun 2008, beliau mengabdikan dirinya dengan mengajar santri-santri serta menjadi pengurus pondok dan Yayasan Dar Al Tauhid hingga sekarang. Saat kakak saya mesantren di DT sekitar tahun 2003 sampai tahun 2006, beliau adalah kakak kelas kakak saya di madrasah.  Akan tetapi, usia sekolah formal beliau jauh lebih senior daripada kakak saya. Kang Ahmad masuk pondok setelah tamat SMA, sedangkan kakak saya masuk pondok setelah tamat MI. Meski begitu, beliau dan kakak saya merupakan senior dan junior yang cukup akrab. Tidak banyak cerita yang kakak saya sampaikan sebelum saya masuk pesantren, selain bahwa beliau adalah senior baiknya.  Kemudian sa...

Mukadimah Nadzom Syathibiyyah; Penjelasan Rumus Imam Qiraah Sab'ah dan Perawinya

Gambar
Dalam nadzom syathibiyyah, Imam Syathibi menggunakan kode/rumus dalam menyebutkan imam qiraah sab'ah beserta perawinya untuk menjelaskan bacaan-bacaan qiraah mereka. Kode tersebut bertujuan untuk memudahkan para pelajar dalam memahami serta mengingat bacaan qiraah sesuai imam/rawi yang meriwayatkannya. Selain itu, kode tersebut juga dibuat untuk menyesuaikan bahr (wazan syair arab) agar mudah dibaca dan diingat. Kode tersebut terbagi menjadi dua, yang pertama harfiyyah (berupa huruf) dan yang kedua kalimiyyah (berupa kalimat). Adapun kode harfiyyah itu terbagi menjadi dua, yaitu : 1. Kode harfiyyah infirodiyah Kode harfiyyah infirodiyah adalah kode yang berupa huruf yang menjelaskan masing-masing bacaan imam qiraah sab'ah beserta perawinya. Kode harfiyyah infirodiyah terkumpul dalam lafadz أَبَجْ، دَهَزْ، حُطِّيْ، كَلَمْ، نَصَعْ، فَضَقْ، رَسَتْ . Kalimat-kalimat tersebut merupakan kode imam qiraah sab'ah beserta perawinya sesuai dengan urutannya. Yakni, huruf awal pada ...

Biografi Singkat Imam Qiraah Sab'ah Beserta Perawinya

Gambar
Dalam nadzom syathibiyyah, Imam Syathibi menghimpun nama-nama imam qiraah sab'ah dengan menyebutkannya secara urut dan jelas. Syekh Musthofa Halus dalam kelas online menuturkan "Barang siapa yang hafal matan syathibiyyah, maka ia akan hafal dan memahami imam qiraah sab'ah. Dan barang siapa yang hafal imam-imam qiraah sab'ah, maka ia akan  faham dan mengetahui perawi-perawinya beserta bacaannya. Dari sini, kita tahu bahwa menghafal nadzom syathibiyyah itu sangat penting bagi orang-orang yang ingin memperdalam ilmu qiraah, khususnya qiraah sab'ah. Imam qiraah sab'ah itu berjumlah 7, yaitu : Imam Nafi', Imam Ibnu Katsir, Imam Abu 'Amr, Imam Ibnu 'Amir, Imam 'Ashim, Imam Hamzah dan Imam Kisai.  Masing-masing imam (qori) tersebut memiliki 2 perawi, yaitu sebagai berikut : - Imam Nafi' : Qolun dan Warsy - Imam Ibnu Katsir : Bazzi dan Qunbul  - Imam Abu 'Amr : Durri dan Susi - Imam Ibnu 'Amir : Hisyam dan Ibnu Dzakwan - Imam 'Ashim : Sy...

Mengenal Imam Syathibi beserta karangannya, Matan Syathibiyyah (nadzom qiraah sab'ah)

Gambar
Sebelum saya menjelaskan biografi serta sekelumit tentang karya Imam Syathibi sang empunya qiraah, saya akan sedikit bercerita tentang bagaimana saya mengenal nadzom syathibiyyah hingga memiliki keinginan untuk mempelajari ilmu qiraah. Di pesantren, saya adalah santri putra pertama yang mengaji serta menyetorkan hafalan Al Qur'an kepada Ibu Ny. Hj. Khoirunnisa Hambali atau yang biasa dipanggil Umi Nisa oleh para santri. Singkat cerita... Setelah menyelesaikan hafalan Alquran, kemudian saya mengulangi hafalan lagi dengan menyetorkan setengah juz setiap kali setoran sebanyak empat kali dalam sehari. Alhasil, setiap hari saya mengulang hafalan sebanyak 2 juz). Hal ini terus saya lakukan ditengah kesibukan saya dalam belajar dan mengajar di Pesantren hingga beberapa kali khataman selama setengah tahun. Setelah setengah tahun saya mengulang hafalan, kemudian saya di disimak satu Alquran langsung dalam satu dudukan. Dimulai dari hari Kamis setelah sholat Ashar hingga hari Jum'at set...

Daftar, lulus dan berangkat ke Mesir

Gambar
Dalam tulisan pertama pada blog pribadi ini, saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya mendaftar, diterima hingga bisa berangkat ke Mesir melalui jalur beasiswa PBNU. Sebelum saya menceritakan pengalaman pribadi saya, saya akan menjelaskan sedikit tentang jalur-jalur masuk  Universitas Al Azhar Mesir yang saya tahu. *Jalur Beasiswa Al Azhar Jalur Beasiswa Al Azhar adalah Jalur masuk melalui lembaga-lembaga yang diberi kuota beasiswa langsung oleh Al Azhar dengan mendapatkan pembebasan biaya secara penuh untuk dapat kuliah di Al-Azhar. Mulai dari bebas biaya pemberkasan, keberangkatan, biaya asrama, bahkan uang saku perbulan, liburan dalam dan luar Kairo, hingga liburan gratis ke tanah air. Berikut lembaga-lembaga yang diberi kuota beasiswa Universitas Al Azhar : 1. Jalur Kementerian Agama (Kemenag) Jalur ini bisa diikuti oleh siapapun yg memenuhi kriteria persyaratan yang ditentukan oleh Kemenag (bisa lihat di website Diktis Kemenag). Kuota beasiswa sebanyak 20 orang. 2. ...